
GRESIK – Komitmen SMK YPI Darussalam 1 Cerme untuk mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja kembali dibuktikan secara nyata. Pada tanggal 1 Agustus 2025, sekolah secara resmi melepas sebanyak 300 siswa untuk mengikuti program Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang Gelombang 1.
Upacara pelepasan akbar yang digelar di lapangan utama SMK YPI Darussalam 1 Cerme ini berlangsung khidmat dan penuh semangat. Ratusan siswa dari berbagai program keahlian tersebut bersiap untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku sekolah langsung ke Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI).
Kepala SMK YPI Darussalam 1 Cerme, Drs. H. Abdul Hanan, M.M., dalam amanatnya menekankan pentingnya menjaga etos kerja dan nama baik almamater selama masa magang berlangsung.
“Hari ini, 300 siswa terbaik kami berangkat untuk belajar langsung dari para praktisi di lapangan. Jadikan momen magang ini sebagai kawah candradimuka untuk mengasah hard skill maupun soft skill. Tunjukkan kedisiplinan, inisiatif yang tinggi, dan jaga selalu nama baik SMK YPI Darussalam 1 Cerme di mata perusahaan,” tegas abdu hanan.
Tersebar di Puluhan Perusahaan Mitra Strategis
Sebanyak 300 siswa yang tergabung dalam Gelombang 1 ini akan diterjunkan ke puluhan perusahaan mitra strategis yang tersebar di kawasan industri Gresik, Surabaya, hingga Sidoarjo. Perusahaan-perusahaan tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari manufaktur, jasa, teknologi informasi, hingga administrasi perkantoran.
Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK YPI Darussalam 1 Cerme, Kholilah, S. Pd. menjelaskan bahwa penempatan ratusan siswa ini telah melalui proses pemetaan yang panjang agar linier dengan kompetensi keahlian masing-masing.
“Program magang ini bukan sekadar kewajiban kurikulum, melainkan jembatan emas transisi menuju dunia kerja. Kami telah memastikan bahwa setiap siswa ditempatkan di industri yang relevan, sehingga mereka bisa mendapatkan pengalaman kerja yang riil dan up-to-date dengan kebutuhan pasar saat ini,” paparnya.
Sebelum diberangkatkan, ke-300 siswa tersebut telah menjalani serangkaian pembekalan intensif (Diklat Pra-Prakerin) yang meliputi materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), budaya kerja industri 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), hingga etika komunikasi profesional.
Dengan diberangkatkannya Gelombang 1 ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, membangun relasi profesional (networking), dan kembali ke sekolah dengan kompetensi yang jauh lebih matang untuk menghadapi persaingan global pasca-kelulusan nanti.





